Saturday, March 6, 2021

Kebahagiaan Dalam Yesus

   Dalam artikel - artikel sebelumnya, saya menulis tentang dua orang yang sekarang sudah menikmati kemuliaan yang kekal di surga. Saya menulis tentang bagaimana dalamnya kasih Tuhan bagi mereka dan oleh karena kasih dan pekerjaan Tuhan dalam mereka itu, mereka menunjukan kepada kita bukan saja iman yang teguh dalam Tuhan Yesus, tetapi juga contoh yang luar biasa bagaimana indahnya hidup dengan sukacita dalam Tuhan Yesus, meskipun sedang berada dalam penderitaan. Cerita yang pertama tentang seorang nenek yang sangat tua dan bungkok belakangnya, tetapi dia selalu senyum lebar dan setiap minggu dia rindu pergi ke rumah Tuhan. Cerita yang kedua tentang seorang bapak yang meskipun tidak bisa melihat, menjaga dan menyekolahkan 36 anak dari kampung. 

    Baru-baru saya membaca sebuah artikel dari Fox News yang ditulis oleh Caleb Parke, tentang seorang anak bernama Nia. Nia, dari Indonesia timur, mengalami Apert Syndrome akhibatnya tidak mempunyai jari kaki atau jari tangan dan wajahnya berbeda dari anak-anak yang lain. Meskipun Nia dibully karena penampiilan fisik yang berbeda, Nia selalu penuh dengan sukacita bahkan dia sudah mulai mempengaruhi komunitas disekitarnya oleh karena sikapnya itu. Orang tuanya selalu beritahu dia bahwa dia adalah hadiah dari Tuhan dan bukan ciptaan manusia. Kalau saudara ingin melihat artikel itu, silahkan melihatnya di: https://www.foxnews.com/faith-values/girl-god-jesus-perfect-joy.

    Bagaimana mungkin orang-orang seperti Nenek Bongko, Bapak Matheos yang buta, Nia yang cacat dan dibully, dan banyak orang lain bisa mendapat sukacita, damai sejahtera, dan kekuatan di tengah kesusahan mereka? Orang-orang atheis mengklaim bahwa orang-orang beragama memakai agamanya sebagai tongkat untuk menghadapi kehidupannya. Apakah itu benar? Saudara-saudara, kalau kita merenungkan sedikit tentang apa itu tongkat, kita pasti sadar bahwa klaim tersebut itu palsu. Sebuah tongkat bisa menolong seorang yang patah kaki atau cacat lain, tetapi saya belum melihat sebuah tongkat memberikan seorang sukacita dan damai sejahtera. Jelas disini, bahwa orang-orang seperti Nenek Bongko, Bapak Matheos, dan anak Nia dibebaskan oleh kebenaran! Mereka mendapat naik di atas masalah-masalah yang mereka hadapi karena mereka tahu bahwa mereka diciptakan Tuhan dengan maksud yang mulia, bahwa mereka sudah dibeli dengan darah Tuhan Yesus yang mahal, dan bahwa mereka punya masa depan yang luar biasa dan sempurna! 

    Dalam Mazmur 16 ayat 11, Raja Daud katakan bahwa, "Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kananMu ada nikmat senantiasa. Engkau akan memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada kepenuhan sukacita, di tangan kanan-Mu ada kebahagiaan selama-lamanya." Rasul Paulus, di dalam Roma 15 ayat 13, menyampaikan sebuah berkat yang berbunyi demikian, "Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan." Saya kira Nenek Bongko, Bapak Matheos, dan Nia penuh dengan sukacita karena kehadiran Tuhan di dalam hidup mereka, dan oleh karena mereka percaya kepadaNya. Kiranya Bapak / Ibu / Saudara / Saudari mengalami sukacita, damai sejahtera, dan pengharapan yang sama seperti mereka! 

    Kalau Bapak / Ibu / Saudara / Saudari menyukai artikel ini, silahkan klik "follow" atau "subscribe via email" di sebelah kanan artikel ini. Dan, kalau  Bapak / Ibu / Saudara / Saudari mempunyai cerita yang lain di mana ada orang yang bersukacita meskipun menderita, mohon ditulis sedikit di dalam bagian "comment" dibawa biar kami semua diberkati dengan cerita itu. Charis dan Syalom. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment

The Truth About Me

It dawned on me one day recently, that my sense of worth was tied up with a ton of "must do's" and "must not do's...