Wednesday, December 30, 2020

Kesukaan Besar

"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: 'Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan, di kota Daud.'" --Lukas 2:10+11--

Kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Tatkala saya membaca kata-kata itu, saya selalu teringat seorang nenek yang tua, yang wajahnya keriput, dan belakangnya terbungkuk. Dia begitu terbungkuk karena ketuaannya, sampai tangannya hampir sampai di tanah. Oleh karena itu, orang memanggil dia "nenek bongko" (Bahasa Kupang untuk seorang nenek yang terbungkuk). Saya sendiri tidak mengingat namanya karena selalu ingat dia sebagai "nenek bongko" saja. 

Nenek bongko sudah sangat tua. Dengan mengingat tubuhnya nenek, ada ayat firman Tuhan yang muncul di otak saya, "...meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari" (II Kor.4:16b). Memang, nenek bongko sudah menjadi manusia yang baru. Nenek mengaku Yesus sebagai Juruselamat di masa tuanya dan dibaptis oleh suami saya di gereja kami. Sejak itu, nenek terlihat penuh sukacita dan damai sejahtera! Tiap hari dia bangun dan merasa hari itu adalah hari penuh harapan, meskipun pasti tubuhnya yang terbungkuk itu membuat dia kesakitan tiap hari. Tetapi saya tidak pernah dengar dia mengeluh. Orang-orang disekitarnya tidak pernah mengira kalau dia merasa kesakitan karena dia selalu menyapa orang dengan senyum yang lebar. Tiap minggu nenek bongko akan bertanya kepada anak-anaknya dan cucu-cucunya apakah hari ini sudah hari minggu? Dia begitu rindu untuk kembali ke rumah Tuhan untuk mendengar penjelasan Firman Tuhan! Tiap hari setelah itu, dia akan bertanya lagi, "Apakah hari ini sudah hari Minggu?" Sampai hari Sabtu baru nenek bongko mendapat jawaban yang memuaskan. "Besok adalah hari Minggu. Besok kita pergi ke gereja." Dan besok pagi-pagi sekali nenek bongko bangun, mandi, dan siap diri untuk pergi ke gereja. Dia memakai pakaian yang rapi dan dia jalan kaki arah ke gereja. Saudara-saudara, dengar baik-baik, nenek bongko jalan kaki bukan di jalan yang rata, tapi dia jalan kaki sambil menaiki gunung! Pelahan-lahan, hati-hati supaya tidak jatuh (tetapi satu kali memang dia jatuh!) Dia harus berhenti beberapa kali sejenak, agar bisa mendapat tenaga lagi sehingga bisa sampai di atas. Meskipun keadaan begitu sulit, tidak ada sesuatu (kecuali nenek benar-benar sakit) baru dia alpa untuk ikut ibadah gereja pada hari Minggu.

Luar biasa bukan? Seringkali kita yang lahir dalam keluarga Kristen dan tiap hari mendengar injil, sayangnya kita anggap enteng kabar injil dan tidak benar-benar merasa kesukaan besar. Tapi marilah kita kembali ke kebenaran yang simpel dan indah. Kebanyakan dari kita sudah merayakan kebenaran itu minggu lalu pada tanggal 25 Desember. Kebenaran itu adalah kabar baik yang pertama kali disampaikan oleh malaikat kepada gembala-gembala di padang dekat Betlehem. Lebih dari 2000 tahun yang lalu di kota Daud telah lahir Juruselamat bagi kita, yaitu Kristus Tuhan. Bagi kita -- saudara-saudara dan saya! Yang lahir itu bukan saja bayi Ibrani yang mungil yang membawa sukacita bagi orang tuanya, tetapi dia adalah Mesias yang sudah dijanjikan sejak tahun-tahun yang lalu dan dia membawa kesukaan yang besar bagi seluruh bangsa! Dia adalah Anak Allah yang dikirim ke dunia untuk menggenapi rencana keselamatan untuk kita, dan untuk memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan. Oleh karena itu, di dalam Mazmur 103:12 katakan, "sejauh timur dari barat, demikian dijauhkanNya dari pada kita pelanggaran kita." Wow!! Puji Tuhan untuk itu!! Marilah kita setiap hari berterima kasih kepada Tuhan untuk hadiah yang luar biasa dan indah itu!!

Jikalau Suadara menyukai artikel ini dan Saudara belum follow, silahkan klik "follow" jikalau Saudara ingin mendapat notifikasi untuk artikel-artikel saya yang baru, atau klik "subscribe via email" agar bisa memperoleh posting yang baru dalam inbox email.  Terima kasih banyak kepada teman-teman yang sudah buat itu, atau sudah memberikan support atau dorongan untuk saya dalam membuat blog ini. Selamat Natal dan kiranya Tuhan memberkati dan menguatkan Saudara dalam Tahun 2021!

Great Joy!

 "But the angel said to them, 'Do not be afraid. I bring good news that will cause great joy for all the people. Today in the town of David a Savior has been born to you; He is the Messiah, the Lord.'"       --Luke 2: 10+11--

Good news that will cause great joy. When I read those words I remember an old, wrinkled and hunched up woman. She was so hunched up that she was almost doubled over at the waist. For that reason, she was simply referred to as "nenek bongko" (the crooked grandmother). Please do not misunderstand; that name was not used with disrespect or derision, but rather it was a pet name that had stuck and was said with love. 

It was evident that "the crooked grandmother" was "outwardly...wasting away, yet inwardly...being renewed day by day" (II Cor.4:16). And indeed, what a beautiful old lady she was! She had come to believe in Jesus as her Savior and Lord in her old age, and had been baptized by my husband in our church. And how excited she was! She was filled with joy that Jesus was her Savior. Every day was a bright new day full of hope, even though I am sure her poor stiff body must have ached with great pain every day. But I never once heard her complain about it and wouldn't have guessed it by the big toothless smile with which she greeted both young and old. Every week she would start asking her children and grandchildren on Wednesday already, "Is it Sunday yet? Can we go to church and hear more from that preacher about God?" The next day she would ask the same question, and on until Saturday, when she would get a satisfying answer, "Tomorrow is Sunday. Tomorrow we go to church." She would be up very early the next morning, get herself ready in her Sunday best and walk up the steep hill to the church, making her way bit by bit to the church building. She had to rest a couple times, to catch her breath, and one time she even fell on her way up that hill. But nothing could keep her from attending that worship service. 

How cool is that?! Those of us who were born into Christian families and grew up hearing the gospel over and over, sometimes unfortunately take things for granted and don't often get really excited about the message of salvation. But let's go back to thinking about the simple truth of the gospel, which most of us celebrated last week, and was the exciting news first brought by the angel to the shepherds in the fields near Bethlehem. Let's listen again, with fresh ears to that news. A little over 2000 years ago in the town of David a Savior was born to us -- to you and to me!! He wasn't just a cute little Jewish baby, but He was the promised Messiah, God's Son sent into the world to fulfill God's plan of salvation from sin and restore our relationship with God. Because of that, as it says in Psalm 103:12 "as far as the east is from the west, so far has He removed our transgressions from us." Wow!! Praise God for that!! Let's thank God every day for that wonderful gift!!

 If you like these posts, and haven't already done so, please either "follow" (to get notifications of new posts) or "subscribe via email" (to get the posts sent to you in your email inbox). Thank you so much to all who have already done so, or who have supported or encouraged me in different ways in my blogging journey. Merry Christmas and a blessed New Year to you all!

Wednesday, December 16, 2020

Diamlah dan Ketahuilah


 Gunung. Arjuno, dilihat dari dekat rumah


    Tanda-tanda bahwa hari Natal sudah dekat. Anak kami yang bungsu sementara latihan untuk drama Natal di sekolahnya. Di rumah-rumah juga sudah dihiasi dengan dekorasi Natal. Tatkala saya masuk toko-toko tertentu saya sudah mendengar lagu-lagu Natal. Itu semua menunjukan kalau hari Natal sudah dekat. Tetapi, Natal tahun ini merasa berbeda sekali! Ada masker-masker, ada peraturan-peraturan dari pemerintah, ada juga tempat-tempat yang lockdown, dan berita yang didengar sering mengagetkan. Saya jujur, saya melarang diri untuk mendengar atau menonton berita sebelum tidur malam. Karena, kalau saya mendengar atau menonton dan berita itu membuat rasa tegang maka saya menjadi sulit untuk tidur. Saya ingin merasa seperti raja Daud di Mazmur 4:8: "Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman." Hanya kadang sulit juga.
   
    Beberapa hari yang lalu tatkala saya mengenderai mobil saya di dekat rumah saya, saya melihat pemandangan Gunung Arjuno yang luar biasa indahnya. Karena begitu gagah, saya lalu memberhentikan mobil saya dan saya duduk sejenak untuk melihat pemandangan itu. Kata-kata dari Mazmur 46 ayat 10 masuk di otak saya. "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!" Memang, di Mazmur 8 dituliskan bahwa ciptaan Tuhan memberitahukan semua tentang kebesaran Tuhan. Di tengah-tengah dunia kacau begini, Gunung Arjuno yang gagah itu bicara kepada saya dengan terang. Mazmur 8:2 atau 10: "Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan." Ambilah waktu hari ini untuk diam. Diamlah dan ketahuilah bahwa Allah kita adalah Allah yang mahakuasa.

    Jikalau suadara menyukai artikel ini dan Saudara belum follow, silahkan klik "follow" jikalau Saudara ingin mendapat notifikasi untuk artikel-artikel saya yang baru, atau klik "subscribe via email" agar bisa memperoleh posting yang baru dalam inbox email.  Terima kasih banyak kepada teman-teman yang sudah buat itu, atau sudah memberikan support atau dorongan untuk saya dalam membuat blog ini. Tuhan Yesus memberkati.

Tuesday, December 15, 2020

Be Still

 


Mt. Arjuno, seen from close by our home

    I don't know about you, but I have been seeing definite signs of Christmas lately. Our youngest child has been practicing for her school Christmas play, we have put up some Christmas decorations in our house, I hear Christmas music when I enter certain stores,... It definitely feels like Christmas is near. And yet, so different. The world seems so different than the world of last Christmas. The masks, the restrictions, the fear, the disturbing news reports, etc. I admit I have to be careful these days, that I don't watch any news right before going to bed. If I do, and it happens to be something shocking, scary, or controversial, then I might not get to sleep for some time, because of the many thoughts swirling around and around in my head. At those times, the truth of Psalm 4:8 is a far cry from reality. There David says, "In peace I will lie down and sleep, for you alone, Lord, make me dwell in safety."

    But the other day as I was driving near my home, this view of Mt. Arjuno took my breath away. The photo (above) that I took, does not do justice to the beautiful view that I saw. I stopped my car to stare at it for a few moments. The words of Psalm 46:10 came to my mind. "He says, 'Be still, and know that I am God; I will be exalted among the nations, I will be exalted in the earth.'" In Psalm 8, David basically says that God's creation speaks out about how great and glorious is our God. Indeed, in the midst of these chaotic times that we are living in, that beautiful mountain spoke out loud and clear to me. "Lord, our Lord, how majestic is your name in all the earth!" (Ps.8:1 / 9) Try to take a few moments today to just be still and listen. You might be surprised at what you hear!

    If you like these posts, and haven't already done so, please either "follow" (to get notifications of new posts) or "subscribe via email" (to get the posts sent to you in your email inbox). Thank you so much to all who have already done so, or who have supported or encouraged me in different ways in this new blogging journey. God bless you all!

The Truth About Me

It dawned on me one day recently, that my sense of worth was tied up with a ton of "must do's" and "must not do's...