Jika saudara sering merasa gelisah atau cemas, itu memang hal yang normal, tetapi kadang-kadang kegelisahan itu menjadi lebih dari batas normal dan akhibatknya mengganggu hidup orang (mayoclinic.org,"Anxiety Disorders"). Kenapa ya, ada orang yang sifatnya cuek dan santai, dan ada orang yang sering gelisah, bahkan ada yang menjadi stres sampai berjalan-jalan di pinggir jalan dengan tidak teratur, bahkan ada yang membunuh dirinya sendiri? Menurut Mayo Clinic, penyebab anxiety disorder belum bertul-betul dipahami. Mereka berpikir bahwa pengalaman yang traumatis bisa memiculnya, tetapi ada banyak penyebab yang lain seperti stress karena adanya penyakit, stress yang lain dalam hidup sehari-hari yang bersifat pribadi, faktor genetik, akibat dari komsumsi obat terlarang atau akibat minuman alkohol yang berkelebihan, dan lain sebagainya. Tetapi kurang jelas kenapa ada orang yang mengalami stress yang kelibihan sedangkan orang lain tidak.
Saya sendiri merasa lebih banyak stress akhir-akhir ini, khususnya setelah Covid-19 muncul di dalam bumi ini. Saya tahu karena saya lebih cepat marah dan kecewa dan saya lebih sering mengalami kepala sakit dan perut sakit, dan saya gampang capek. Misalnya, kemarin ada beberapa hal yang terjadi yang menyebabkan rencana saya terganggu. Saya merasa sakit kepala dan "on edge". Tiba-tiba salah seorang anak laki-laki saya pulang ke rumah dengan kakinya yang terluka dengan banayak aliran darah yang melele keluar dari lukanya. Biasanya saya bisa mengatasi hal seperti itu, tetapi karena "stress level" saya tinggi, maka saya langsung menelepon suami saya dengan berkata dengan nada agak tinggi, "Bapak di mana? Bapak cepat pulang dan mengobati kaki anak kita yang terluka karena saya tidak bisa lakukan itu!"
Saya pikir bahwa "new normal" ini yang menyebabkan saya merasa stress naik lebih tinggi. Hidup kita menjadi sangat berbeda dari pada sebelum Covid-19. Anak-anak kita sekarang belajar online dan itu mengharuskan kita untuk membeli laptop-laptop baru, mengatur internet yang kadang-kadang down dan low atau lemah, menyiapkan tempat belajar yang baik dan tenang untuk masing-masing anak agar mereka tidak terganggu oleh saudara-saudaranya yang lain, dan lain sebagainya. Selain itu, ada banyak peraturan dari pemerintah yang berubah dari waktu ke waktu. Juga, sosial media membuat kita pusing karena ada orang yang memposting atau forward informasi-informasi yang tidak benar alias hoax. Semua itu membuat otak saya menjadi penuh dan membuat saya menjadi stress dari pada sebelumnya.
Selain itu saya juga merasa kurang konek dengan orang-orang lain. Banyak keluarga saya tinggal jauh di luar negeri dan luar pulau. Oleh karena Covid-19, rencana perjalanan-perjalanan kami untuk kunjungi mereka atau mereka datang ke sini menjadi tidak memungkinkan. Kegiatan-kegiatan gerega, sekolah, dan komunitas harus melalui online sistem. Tidak ada kegiatan, rapat, atua pertemuan tatap muka. Itu sangat sulit karena kita adalah orang yang butuh sentuhan orang lain. Kita adalah orang bersifat sosial. Tuhan sudah menciptakan kita seperti begitu. Jadi tatkala kita sendiri-sendiri di dalam rumah setiap hari itu bisa membuat kita kurang sehat secara emosional dan psikologi.
Mungkin saudara mengerti hal-hal yang saya sebut itu? Apakah saudara akhir-akhir ini bertambah banyak pikiran? Mazmur 94:19 katakan: "Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburanMu menyenangkan jiwaku." Penghiburan Tuhan yang mana? Ada banyak sekali penghiburan di dalam Firman Tuhan, tetapi saya hanya memilih sembilan di sini untuk saudara bisa membaca...
Yosua 1:9 "Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."
Mazmur 23:4 "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."
Ulangan 31:8 "Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati."
Yesaya 43:2 "Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau."
1 Petrus 5:7 "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."
Yesaya 40:31 "tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."
Amsal 3:5+6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."
Mathias 28:20(b) "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Apabila pikiran dalam otak kita bertambah banyak dan kita menjadi stress atau kawatir , marilah kita membaca ayat-ayat Firman Tuhan ini agar kita mendapat kekuatan dari Tuhan dan agar Dia dapat mengenyangkan dan menyegarkan jiwa-jiwa kita.
Tuhan memberkati .
Referensi:
No comments:
Post a Comment